Ini Capaian Kinerja Pemda Halteng Sepanjang Tahun 2025
KABARINDO, Halteng — Tahun 2025 menjadi perjalanan penting bagi Pemerintah Kabupaten Halmahera Tengah dibawah komando tiga serangkai, yakni Bupati Ikram Malan Sangadji, Wakil Bupati Ahlan Djumadil dan Sekda Bahri Sudirman yang membuahkan kinerja yang kompak dan nyata serta berdampak bagi masyarakat.
Derap langkah Bupati bersama jajaran memperkuat peran strategis dalam memperkuat tata kelola pemerintahan, mendorong profesionalisme ASN, serta menghadirkan dampak nyata bagi daerah dan masyarakat di berbagai bidang.
Sejak dilantik pada 20 Februari 2025 atau sekitar 11 bulan lalu itu banyak capaian yang dilakukan dalam fokus program Ter-CEPAT sebagaimana tertuang dalam RPJMD (Rencana Program Jangka Menengah Daerah).
Capaian tersebut disampaikan Bupati Halmahera Tengah Ikram Malan Sangadji dalam konferensi pers, pada Rabu (31/12/2025).
Kegiatan ini dihadiri Wakil Bupati Ahlan Djumadil, Sekda Bahri Sudirman para Staf Ahli, Asisten, pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), serta wartawan media cetak dan media online Kabupaten Halmahera Tengah.
Dalam pemaparannya, Bupati menyampaikan bahwa pemerintah daerah fokus menjalankan Program Ter-CEPAT sebagaimana tertuang dalam RPJMD, meliputi Pendidikan Gratis, Kesehatan Gratis, Peningkatan Insentif Tokoh Agama,
Insentif Ibu Hamil, Lansia, Disabilitas, Janda dan Santunan Duka, dan Pembangunan Rumah Layak Huni (RLH).
1. Sektor Pendidikan;
Pemerintah Kabupaten Halmahera Tengah merealisasikan pendidikan gratis dari jenjang TK/PAUD hingga SMA, serta mengalokasikan anggaran beasiswa sebesar Rp19.499.125.223 kepada 2.999 mahasiswa, terdiri dari 2.624 mahasiswa S1, 303 mahasiswa S2, dan 10 mahasiswa S3.
2. Bidang Kesehatan:
Capaian Program Pelayanan Kesehatan Gratis (PKG) hingga 29 Desember 2025 mencapai 71,91 persen, tertinggi di Provinsi Maluku Utara dan melampaui target nasional. Upaya percepatan penurunan stunting juga menunjukkan hasil signifikan, di mana prevalensi stunting berdasarkan SSGI menurun dari 29,5 persen pada 2024 menjadi 14,7 persen pada 2025.
Sementara berdasarkan data SIGIZI KESGA Kementerian Kesehatan RI, prevalensi stunting terus ditekan hingga berada di angka 2,80 persen pada tahun 2025.
Pelayanan kesehatan gratis sepanjang tahun 2025 telah menjangkau 111.822 jiwa, terdiri dari 81.552 pasien rawat jalan puskesmas, 1.260 pasien rawat inap puskesmas, serta 29.010 pasien rawat jalan RSUD Weda.
Untuk menunjang layanan tersebut, pemerintah daerah mengalokasikan anggaran Rp7,4 miliar, dengan realisasi hingga Desember 2025 sebesar Rp4,08 miliar, termasuk pembiayaan rujukan ke Ternate, Tidore, Tobelo, Manado, Makassar, hingga Jakarta.
3. Bidang Sosial dan Keagamaan:
Pemerintah daerah menyalurkan insentif bagi 553 imam dan pendeta dengan total anggaran Rp8,76 miliar, serta santunan duka kepada 340 keluarga penerima sebesar Rp1,7 miliar. Selain itu, insentif bagi ibu hamil dan menyusui menjangkau 2.687 orang dengan total anggaran Rp6,96 miliar, sementara bantuan bagi kelompok rentan meliputi disabilitas, yatim piatu, janda, dan lansia dengan total penerima 5.974 jiwa dan anggaran mencapai Rp27,93 miliar.
4. Sektor Perumahan:
Pemerintah Kabupaten Halmahera Tengah sepanjang tahun 2025 membangun dan merehabilitasi 418 unit Rumah Layak Huni (RLH) dengan total anggaran Rp103,2 miliar. Secara kumulatif sejak tahun 2023 hingga 2025, pembangunan RLH telah mencapai 2.412 unit dengan total anggaran Rp262,39 miliar.
Sementara itu, dari sisi keuangan daerah, realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Halmahera Tengah tahun 2025 mencapai Rp388,98 miliar atau 119,15 persen dari target yang ditetapkan, menunjukkan kinerja fiskal daerah yang positif dan melampaui proyeksi awal.
Mengakhiri konferensi pers, Bupati menegaskan bahwa seluruh capaian tersebut merupakan hasil kerja kolektif dan sinergi antara pemerintah daerah, DPRD, perangkat daerah, pemerintah desa, serta dukungan masyarakat dan media. Pemerintah Kabupaten Halmahera Tengah berkomitmen untuk terus menjaga kesinambungan pembangunan, memperkuat pelayanan dasar, dan memastikan manfaat pembangunan dirasakan secara merata oleh seluruh masyarakat.
Comments ( 0 )