Momen versus Momentum

Momen versus Momentum

Tahun 2022 baru berumur beberapa hari. Ucapan syukur dikumandangkan dalam hati setiap diri insan atas nikmat hidup di 2021. Pandemi Covid-19, gunung meletus, banjir bandang, dan segala bencana memberikan spirit perjuangan dan hikmah di balik segala ujian dan musibah.

Tentu saja pada tahun yang baru segala keinginan sudah dimasukkan dalam daftar resolusi. Hal baik diikrarkan, niat sukses diteguhkan, dan hidup sehat bahagia didambakan. Malam pergantian tahun merupakan saat yang tepat untuk berdoa dan membulatkan tekad atas semua cita di lembaran tahun baru.

Sidang pembaca yang berbahagia, dalam khazanah bahasa Indonesia, ”saat yang tepat” bisa diistilahkan momentum. Malam pergantian tahun biasanya saat yang tepat/momentum untuk perayaan. Atas segenap pencapaian pada tahun sebelumnya, pesta bakar jagung, bakar sate ayam, bakar kembang api dan petasan dilakukan dengan gegap gempita. Malam pergantian tahun biasanya juga momentum yang tepat untuk munajat. Atas segala keinginan di tahun yang baru, doa, salat di sepertiga malam ditegakkan dengan setulus hati.

Bulan Agustus juga merupakan momentum untuk selalu mendengungkan rasa syukur pada diri setiap anak bangsa atas berkah kemerdekaan dengan cara tirakatan pada tiap malam tujuh belasan.

Misal lainnya, setiap tanggal 17 Agustus seluruh rakyat Indonesia memperingati kemerdekaan, berdaulat di negeri sendiri. Bulan Agustus merupakan momentum untuk merayakan kemerdekaan dengan berbagai lomba, dari lomba makan kerupuk sampai lomba mempercantik gapura di kampung-kampung. Bulan Agustus juga merupakan momentum untuk selalu mendengungkan rasa syukur pada diri setiap anak bangsa atas berkah kemerdekaan dengan cara tirakatan pada tiap malam tujuh belasan.

Momen

Jika momentum memiliki makna saat yang tepat, maka momen mempunyai arti waktu yang pendek.

Saat berseragam Blaugrana, Lionel Messi melakukan penalti yang unik. Dia tidak langsung mengeksekusi bola ke gawang Celta Vigo. Namun, dia cuma menendang pelan, menggeser bola itu ke arah kanan, sekira setengah meter. Momen itu dimanfaatkan oleh Luis Suarez yang berdiri di belakang Messi. Suarez menyambar bola itu. Gol….

Tepatlah kiranya pemilihan kata momen pada ilustrasi kalimat di atas. Suarez, bomber yang kini berseragam Atletico Madrid, memanfaatkan waktu yang pendek (momen) itu dengan baik, yaitu menambah gol bagi klub yang kini berjuang teramat keras di Liga Spanyol itu agar kembali masuk dalam zona Liga Champions. 

Istilah momentum juga kerap dijumpai di bidang fisika. Kamus Besar Bahasa Indonesia juga mengategorikan lema kata benda, yang memiliki arti ‘besaran yang berkaitan dengan benda yang besarnya sama dengan hasil kali (darab) massa benda yang bergerak itu dan kecepatan geraknya’; ‘kuantitas gerak’.