Persiapan Pembangunan Museum Nabi Berjalan Lancar

Persiapan Pembangunan Museum Nabi Berjalan Lancar

KABARINDO, KAIRO- Wakil Ketua Dewan Masjid Indonesia yang juga Ketua Umum Yayasan Sejarah Nabi Muhammad SAW Komjen Pol (P) Dr. Syafruddin menerima kunjungan Dr. Jaudat Barokat dan tim Museum Internasional Sejarah Nabi Muhammad SAW dan Peradaban Islam di Kairo, Mesir (1/12).

Dalam pertemuan ini, Haji Syafruddin didampingi oleh Sekretaris Yayasan Ustadz Anizar Masyhadi, pengurus Yayasan Buyung Wijaya dan Andi Gasli, konsultan hukum Yayasan Muhammad Shobirin, SH.

Jaudat yang menjabat sebagai Ketua Yayasan Assalam untuk Museum dan Direktur Pelaksana Pembangunan Museum yang bermarkas di Makkah Al-Mukarromah menyampaikan bahwa progres dan persiapan pembangunan Museum yang akan dibangun di Jakarta telah selesai.

Menurutnya, seluruh materi ilmiah yang akan ditampilkan di dalam museum telah selesai disiapkan dan diterjemahkan ke dalam bahasa: Indonesia, Inggris dan Urdu. Seluruh materi ilmiah juga telah mendapatkan rekomendasi/licence dari Al-Azhar Mesir.

Al-Azhar sangat mendukung pembangunan Museum Sejarah Nabi Muhammad SAW dan Peradaban Islam yang akan dibangun di Jakarta, dan merekomendasikan mantan Rektor Universitas Al-Azhar Mesir yang juga merupakan salah satu ulama/cendekiawan terkemuka dan Penasehat Organisasi Alumni Al-Azhar Dunia Prof. Dr. Ibrahim Al-Hudhud menjabat sebagai Wakil Dewan Pembina pada Yayasan Assalam Sejarah Nabi Muhammad bersama Komjen Syafruddin.

Jaudat menjelaskan, bahwa target proses administrasi dan perizinan Museum insya Allah akan selesai pada Februari 2022, dan pada bulan Maret insya Allah sesuai rencana akan segera dimulai pembangunan Museum.

Haji Syafruddin menyambut baik dan bergembira karena Museum akan segera dibangun, umat Islam Indonesia bahkan Asia Tenggara telah menantikan dan rindu terhadap Museum Nabi Muhammad dan Peradaban Islam.

Pembangunan Museum di Indonesia kerjasama antara Yayasan Sejarah Nabi Muhammad SAW yang dipimpin oleh Bapak Jusuf Kalla dan Haji Syafruddin dengan Liga Muslim Dunia dan Yayasan Assalam untuk Museum yang bermarkas di Makkah Al-Mukarromah Saudi Arabia.

Museum akan menampilkan seluruh sejarah Rosulullah Muhammad SAW, dan para nabi nabi terdahulu, yang dilengkapi dengan artefak dan teknologi tinggi.