Presiden Jokowi Tinjau Infrastruktur Kesiapan G20 di Bali

Presiden Jokowi Tinjau Infrastruktur Kesiapan G20 di Bali

KABARINDO, BALI - Presiden siden Joko Widodo beserta Ibu Negara Iriana Jokowi meninjau sejumlah fasilitas dan infrastruktur yang rencananya akan digunakan pada gelaran Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 di Bali pada Kamis (2/12/2021).

Presiden Jokowi dan Ibu Iriana Jokowi dalam penerbangan didampingi oleh Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Kepala Sekretariat Presiden Heru Budi Hartono, Sekretaris Militer Presiden Marsda TNI M. Tonny Harjono, Komandan Paspampres Mayjen TNI Tri Budi Utomo, Deputi Bidang Protokol, Pers, dan Media Sekretariat Presiden Bey Machmudin, dan Koordinator Staf Khusus Presiden Ari Dwipayana.

Dilansir dari Antara, Presiden Jokowi dan rombongan lepas landas dari Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma, Jakarta, menggunakan Pesawat Kepresidenan Indonesia-1 pada Kamis (2/12/2021) sekitar pukul 08.00 WIB.

Menurut siaran pers Sekretariat Presiden, fasilitas yang akan ditinjau langsung oleh Presiden Jokowi antara lain "Mangrove Conservation Forest", infrastruktur jalan, pedestrian, jembatan, dan sejumlah lokasi di kawasan Nusa Dua, Bali.

Kemudian Presiden Jokowi direncanakan juga akan meninjau Garuda Wisnu Kencana (GWK) Cultural Park yang terletak di Uluwatu, Kuta Selatan.

Sejak Selasa (1/12/2021), Indonesia secara resmi terpilih menjadi Presidensi G20 hingga 30 November 2021, meneruskan estafet keketuaan dari Italia.

G20 merupakan forum global yang beranggotakan 19 negara dan satu Uni Eropa. 

Presidensi G20 tahun ini mengusung tema "Recover Together, Recover Stronger"  dengan tiga topik utama yang akan diangkat adalah: Sistem Kesehatan Dunia; Transformasi Ekonomi dan Digital; dan Transisi Energi.

Rangkaian Pertemuan G20 Presidensi 2022 berjumlah 150 acara yang terdiri dari Pertemuan Working Groups, Engagement Groups, Deputies/Sherpa, Ministerial, dan KTT G20, serta Side Events.

Harapannya Presidensi G20 dapat berdampak secara ekonom seperti peningkatan konsumsi domestik hingga Rp1,7 triliun, penambahan PDB nasional hingga Rp7,4 triliun, dan pelibatan UMKM dan penyerapan tenaga kerja sekitar 33 ribu di berbagai sektor.

Sumber berita: Antara

Foto: Istimewa