PT MD PICTURES Punya JAKARTA FILM STUDIOS

PT MD PICTURES Punya JAKARTA FILM STUDIOS

KOMPLEKS STUDIO PERTAMA DI INDONESIA

Jakarta, Kabarindo- PT MD Pictures, Tbk. (IDX: FILM) pada 6-7 Maret pekan lalu resmikan Jakarta Film Studios (JFS) yaitu kompleks studio pertama di Indonesia sebagai “one stop shop facility” yang di dalamnya menyediakan sejumlah fasilitas produksi dan paska produksi film dalam satu lokasi.

JFS ini menyediakan fasilitas lengkap termasuk peralatan audio visual canggih yang akan memudahkan pengguna jasanya dalam meningkatkan kualitas serta menghemat biaya untuk memproduksi film, syuting sinetron, product launching, photoshoot, iklan dan lainnya.  

Fasilitas lain yang diluncurkan dalam rangkaian kegiatan ini adalah FourMix yaitu layanan yang fokusnya menyediakan jasa paska produksi suara meliputi (mixing, sound design, ADR recording, foley recording) yang di dalamnya terdapat Dolby Atmos mixing stage pertama di Indonesia dan yang tercanggih di Asia Tenggara.

Naresh Vaswani, Direktur PT. Jakarta Film Studio mengatakan, “Kami bangga dengan hadirnya Jakarta Film Studio yang merupakan kompleks studio pertama di Indonesia dengan fasilitas lengkap dan peralatan canggih. Ini merupakan bentuk dukungan kami dalam memajukan dunia perfilman Indonesia khususnya dan untuk karya seni lainnya,” seperti dilansir dari rilis diterima redaksi.

PT. Jakarta Film Studio dulu bernama PT. Studio Tujuh yang merupakan anak perusahaan PT. MD Pictures, Tbk. Kompleks JFS yang berlokasi di Jalan Raya Ceger No.1 Jakarta ini dibangun di atas lahan sekitar 2,4 hektar.

JFS memiliki fasilitas 3 Sound Stage. Dalam area kompleks studio ini juga tersedia set rumah sakit, set kantor, set apartemen, set bar & resto, set kantin dan set jalan raya serta gedung.

Beberapa film MD Pictures yang proses sound post-production-nya dilakukan dan diselesaikan di FourMix JFS hingga saat ini diantaranya film Danur 3, Rasuk, Habibie & Ainun 3, dan KKN: Di Desa Penari.

Selain itu juga ada film Darah Daging (Skylar Pictures), Love for Sale 2 dan Nanti Kita Cerita Tentang Hari Ini, keduanya diproduksi Visinema Pictures.