Russia-Ukraina Gencatan Senjata untuk Evakuasi Warga Sipil

Russia-Ukraina Gencatan Senjata untuk Evakuasi Warga Sipil

KABARINDO, KYIV – Rusia dan Ukraina pada Rabu (9/3) menyepakati gencatan senjata selama satu hari di sekitar serangkaian koridor evakuasi untuk memungkinkan warga sipil melarikan diri dari pertempuran, kata Wakil Perdana Menteri Ukraina Iryna Vereshchuk.

Dia mengatakan, Moskow berjanji untuk menghormati gencatan senjata dari jam 9 pagi sampai jam 9 malam waktu setempat di sekitar enam daerah yang dilanda pertempuran hebat.

Vereshchuk mengatakan koridor yang akan dibuka di tenggara Ukraina adalah dari Mariupol ke Zaporizhzhia dan dari Enerhodar ke Zaporizhzhia. 

Di timur Ukraina, koridor dibuka dari Sumy timur laut ke Poltava tengah, dari Izyum ke Lozova, dan dari Volnovakha ke Pokrovsk.

Koridor evakuasi juga dibuka dari beberapa kota di sekitar Kyiv yang dia identifikasi sebagai Vorzel, Borodyanka, Bucha, Irpin dan Hostomel ke ibu kota.

(Infografik: rute koridor kemanusiaan Rusia-Ukraina -AFP/The Straits Times)

Pastikan Perjalanan Aman

Mikhail Mizintsev, kepala Pusat Kontrol Pertahanan Nasional Rusia, seperti dikutip oleh kantor berita Tass bahwa pasukan Rusia akan “mengamati rezim yang diam” mulai pukul 10 pagi waktu Moskow untuk memastikan perjalanan yang aman bagi warga sipil yang ingin meninggalkan Kyiv, Chernihiv, Sumy, Kharkiv dan Mariupol.

Warga sipil melarikan diri dari kota Sumy yang terkepung pada hari Selasa di "koridor kemanusiaan" pertama yang berhasil dibuka sejak invasi Rusia. Ukraina menuduh pasukan Rusia menembaki rute evakuasi lain, dari Mariupol di selatan negara itu.

Vereshchuk mengatakan pada hari Selasa (8/3) bahwa pihak berwenang sekali lagi tidak dapat mengevakuasi warga sipil dari Mariupol.

Baca juga: Kilas Balik 'Koridor Aman' Rusia dalam Perang Suriah

Mizintsev sebelumnya mengatakan pihak berwenang Ukraina telah mendukung hanya satu rute evakuasi sipil dari daerah yang terkena dampak pertempuran dari 10 yang diusulkan, termasuk lima menuju wilayah yang dikendalikan oleh Kyiv.

Konvoi pertama yang membawa warga sipil dari Sumy di Ukraina utara tiba melalui koridor kemanusiaan di pusat kota Poltava, kata kantor kepresidenan Ukraina Selasa malam.

***(Sumber dan foto: The Straits Times)