Aliansi Masyarakat Pondok Aren Bersatu Lakukan Aksi di Clinic Kecantikan Milik dr. Tompi, Ini Tuntutannya!

Aliansi Masyarakat Pondok Aren Bersatu Lakukan Aksi di Clinic Kecantikan Milik dr. Tompi, Ini Tuntutannya!

KABARINDO, TANGSEL  - Massa yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Pondok Aren Bersatu melakukan aksi unjuk rasa DI  Clinic Beyoutiful milik artis papan atas Dr. Tompi, dijalan Jombang Raya, Prigi, Tangerang Selatan,  Senin, (25/9/2023).

Mereka dalam salah satu tuntutannya, menolak dan keberatan disekitar Clinic Beyoutiful dengan tidak melibatkannya dan tidak diberi kesempatannya warga Pondok Aren sendiri bekerja di Clinic tersebut serta meminta pihak Clinic Beyoutiful membongkar parkiran disekitar wilayah gedung karena salah penggunaan.

“Saya atas nama pribadi mengapresiasi kegiatan ini yang berkaitan dengan antusias dan kesadaran lapisan komponen masyarakat Pondok Aren dengan menuntut keadilan yang merujuk pada Undang-undang RI No. 51 Tahun 2008 yaitu tentang pembentukan Kota Tangerang Selatan dan Perda No. 8 Tahun 2019 Tentang Penyelenggaraan Ketenagakerjaan serta mengacu kepada banyak perda diwilayah Kota/Kabupaten Se-Indonesia Komposisi Minimal yang harus di Akomodir Perusahaan Terhadap Tenaga Kerja lokal sebesar 60%. “Ujar Nurul Apriansyah perwakilan dari Aliansi Masyarakat Pondok Aren Bersatu.

Ia menambahkan, Surat audiensi kepada Clinic Beyoutiful sebenarnya sudah di layangkan, tetapi tidak ada respon baik dari pihak manajemen Clinic tersebut. 

"Dengan tidak adanya respon dari Clinic tersebut kita melakukan aksi ini sebagai bentuk kekecewaan kami masyarakat Pondok Aren untuk demo dengan 3 tuntutan,"tambahnya.

Tidak hanya itu,  Aliansi Masyarakat Pondok Aren Bersatu juga akan melakukan aksi pembongkaran kali, karena masyarakat Pondok Aren merasa dirugikan lantaran bangunan yang awalnya untuk jalan, tetapi dari pihak Clinic Beyoutiful lahan kali tersebut dijadikan lahan parkir,"ujar Nurul.

Oleh itu, Aliansi Masyarakat Pondok Aren Bersatu meminta penjelasan atas pembangunan lahan di atas saluran irigasi/kali di area tersebut mengacu pada peraturan pemerintah.

"Kami kecewa surat sebelumnya sudah kami layangkan tapi sampe dengan hari ini surat tersebut tidak ada respon dari manajemen Clinic Beyoutiful sendiri,"Tutupnya. Foto: Orie Buchori/Kabarindo.com