DIM 2026: Faathir/Devin Singkirkan Pasangan Prancis dan Melaju ke 32 Besar
KABAIRNDO, JAKARTA - Pasangan ganda putra Indonesia Ali Faathir Rayhan/Devin Artha Wahyudi berhasil mengamankan tiket ke babak utama Daihatsu Indonesia Masters 2026 setelah melalui laga kualifikasi yang ketat di Istora Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, Selasa (20/1).
Faathir/Devin harus bekerja ekstra keras untuk menaklukkan pasangan Prancis Mael Cattoen/Lucas Renoir, yang secara peringkat berada di atas mereka. Wakil Prancis tersebut saat ini menempati peringkat 47 dunia, sementara Faathir/Devin berada di peringkat 65 dunia.
Meski menghadapi lawan dengan ranking lebih tinggi, pasangan Indonesia menunjukkan daya juang tinggi hingga akhirnya menutup pertandingan rubber game dengan skor 20-22, 21-16, 21-14.
Pada gim pertama, Faathir/Devin tampak belum menemukan ritme permainan terbaik. Mereka sempat tertinggal cepat 0-3 akibat tekanan agresif Cattoen/Renoir. Meski demikian, pasangan Indonesia perlahan mampu keluar dari tekanan dan mengejar ketertinggalan hingga menyamakan skor 18-18.
Sayangnya, pada poin-poin krusial, Faathir/Devin belum mampu memanfaatkan peluang. Beberapa kesalahan sendiri membuat mereka harus menyerah tipis 20-22 di gim pembuka.
Memasuki gim kedua, Faathir/Devin tampil dengan pendekatan berbeda. Mereka bermain lebih tenang, sabar, dan berani mengambil inisiatif serangan. Strategi tersebut langsung membuahkan hasil. Pasangan Indonesia sempat unggul 7-4 dan terus menjaga keunggulan hingga menutup gim kedua dengan skor 21-16.
Momentum positif itu berlanjut ke gim penentuan. Faathir/Devin bermain semakin lepas dan percaya diri. Kombinasi serangan cepat serta permainan reli yang solid membuat Cattoen/Renoir kesulitan mengembangkan permainan. Faathir/Devin akhirnya mengunci kemenangan pada gim ketiga dengan skor meyakinkan 21-14.
Selepas pertandingan, Devin Artha Wahyudi mengungkapkan bahwa kunci kemenangan mereka terletak pada kesabaran dan ketenangan dalam bermain, terutama setelah kehilangan gim pertama.
“Sebenernya dari set pertama main sudah enggak enak sih. Dari segi cara main salah, terus ketekan terus. Tapi dari set kedua sampai set ketiga kami coba lebih tenang dan lebih sabar. Soalnya selagi belum 21 itu belum game, jadi kami coba segala cara terus,” ujar Devin.
Menurut Devin, pada dua gim terakhir dirinya dan Faathir berusaha lebih fokus meladeni permainan lawan, termasuk menghadapi tekanan dan upaya psikologis dari pasangan Prancis tersebut.
Sementara itu, Ali Faathir Rayhan menilai perubahan sikap bermain menjadi faktor penting dalam kebangkitan mereka. Bermain lebih ekspresif di lapangan membantu mengurangi ketegangan yang sempat muncul pada gim pertama. “Iya, biar lebih pede saja dan bisa mengeluarkan rasa tegang yang ada di diri,” kata Faathir.
Ekspresi lepas dan selebrasi kecil setiap kali meraih poin dinilai menjadi pemantik semangat Faathir/Devin sepanjang gim kedua dan ketiga. Hal itu juga mendapat dukungan penuh dari penonton Istora yang kembali menghadirkan atmosfer khas bulutangkis Indonesia.
Devin mengaku kehadiran keluarga yang menyaksikan langsung di Istora turut memberikan tambahan motivasi baginya untuk tampil maksimal. “Biar pede, terus juga tambah dukungan penonton. Jadinya saya lebih bersemangat dan bergairah mainnya. Apalagi orang tua saya juga nonton langsung, jadi ada motivasi lebih buat buktiin,” tutur Devin.
Dengan kemenangan ini, Faathir/Devin memastikan langkah ke babak utama Daihatsu Indonesia Masters 2026. Pada laga selanjutnya, pasangan Indonesia tersebut dijadwalkan menghadapi ganda putra asal India, Arjun M.R./Dhruv Kapila, dalam upaya melanjutkan kiprah mereka di turnamen BWF World Tour Super 500 tersebut.
Comments ( 0 )