Karya Syiar Hadrah; Merindu 20 Januari 2022

Karya Syiar Hadrah; Merindu 20 Januari 2022

Merindu Cahaya de AmsteL Songsong 1 Juta Penonton

KABARINDO, CGV Grand Indonesia, JAKARTA-  Film itu jadi asik me-manage rasa dan logika penonton apabila tertata apik dengan skenario yang berirama sehingga ada ruang untuk bermacam rasa dari lucu, sedih penuh keharuan sampai ikut berempati pada tiap lakon dengan dialog bernas dan logis.

Pantas saja redaksi di'puaskan' pasca nonton Merindu Cahaya de AmsteL tadi siang Senin (17/1) tidak hanya duo Amanda Rawles sebagai Khadija tapi Rachel Amanda sebagai Mala pun ikut hadir dalam relung-relung diorama episode kemanusiaan dalam menjemput hidayah tapi juga karena skenarionya.

Gestur pemuda Nico (Bryan) yang akhirnya jadi muallaf terasa gentle dan berkharisma memposisikan diri sebagai pria yang memantik rasa Mala dan Khadija.

Belanda memang perkembangan Islamnya sangat pesat di Eropa sehingga pantas saja beri kesan mendalam bagi Benni Setiawan sebagai penulis skenario yang mentranskrip visual novel Arumi.

ARUMI akui puas. Ia menyukai dan bangga sesuai harapan dengan skenario dan para pemain, semoga banyak yang suka dan banyak penonton.
 
Sementara HADRAH Daeng Ratu mengaku Merindu Cahaya deAmstel adalah karya terbaiknya sebagai sarana berdakwah di kalangan milenial.

"Skenarionya memang sudah indah dan apik sehingga ia sangat terbantu bisa berdakwah dalam konsep film, ini karyaku yang terbaik dan punya banyak kesan," paparnya disambut senyum simpul OKI Setiana Dewi sebagai Fatimah.

Anda tentu saja bisa menikmati film ini sebagai drama kemanusiaan kontemporer atas sosok cahaya de Amstel yang berjibaku dalam menjemput hidayah.

Pantas saja banyak pihak memprediksinya punya kans tembus 1Juta Penonton dari Road Tour di beberapa kota seperti Jogja, Bandung, Malang, Semarang, Cirebon dan kota lainnya sehingga 20 Januari 2022 sebagai jadwal serentak penayangannya di hampir 300an layar sudah banyak yang menanti.

Unlimited juga menggandeng banyak pihak termasuk Maxstream original production agar betul-betul kisah Khadija dan Mala menginspirasi banyak pihak, semoga !