Menata Asa Menuju Asia: Ketum Pesti Awal Chairuddin Kawal Ketat Seleknas Soft Tennis 2026
KABARINDO, JAKARTA - Komitmen membangun prestasi soft tennis Indonesia ditegaskan Ketua Umum Pengurus Pusat Persatuan Soft Tennis Indonesia (PP Pesti), Brigjen Pol Dr. M. Awal Chairuddin.
Ia hadir langsung memantau Seleksi Nasional (Seleknas) Soft Tennis 2026 yang digelar di Lapangan Tenis Hotel Borobudur, Jakarta, Sabtu (24/1/2026), sebagai bagian dari persiapan menuju Asian Games ke-20 Aichi–Nagoya, Jepang.

Kehadiran Awal Chairuddin di arena seleksi menjadi penanda keseriusan federasi dalam mengawal proses penjaringan atlet nasional. Ia ingin memastikan seluruh tahapan seleksi berjalan objektif, kompetitif, dan berorientasi pada kebutuhan prestasi jangka panjang, bukan sekadar hasil instan.
Menurut Awal, Seleknas yang berlangsung selama dua hari, 24–25 Januari 2026, dirancang bukan hanya untuk memilih atlet terbaik saat ini, tetapi juga untuk memetakan potensi masa depan soft tennis Indonesia.
Proses ini menjadi fondasi penting dalam membentuk tim yang tangguh, solid, dan siap bersaing di panggung Asia.
“Seleknas ini adalah pintu awal menuju Asian Games 2026. Kami ingin mendapatkan atlet yang tidak hanya unggul secara teknik, tetapi juga memiliki mental bertanding yang kuat, disiplin tinggi, serta karakter juara untuk membawa Merah Putih bersaing di level Asia,” ujar Awal Chairuddin dengan tegas.

Ia menekankan bahwa tuntutan Asian Games jauh melampaui kemampuan teknis semata. Kesiapan fisik, ketahanan mental, kecerdasan bertanding, hingga sikap profesional menjadi satu kesatuan yang harus dibangun sejak fase seleksi.
Karena itu, PP Pesti menempatkan seleknas sebagai bagian dari strategi pembinaan berkelanjutan.
Dalam kesempatan tersebut, Awal Chairuddin juga menyampaikan apresiasi kepada Hotel Borobudur Jakarta yang kembali menjadi mitra strategis PP Pesti.
Dukungan yang konsisten dari hotel bersejarah ini dinilai berperan penting dalam perjalanan soft tennis Indonesia, mengingat fasilitas yang sama telah empat kali digunakan dalam tahapan seleksi dan persiapan menuju ajang internasional.
“Hotel Borobudur selalu menjadi bagian penting dari perjalanan kami menuju kompetisi internasional. Dari tempat inilah atlet-atlet terbaik lahir, ditempa, dan dipersiapkan untuk membawa nama Indonesia,” kata Awal.
PP Pesti menegaskan seluruh proses seleksi dan pembinaan akan dilakukan secara transparan dan terukur, dengan indikator penilaian yang jelas berbasis performa, kesiapan teknis, serta mental bertanding.
Dengan pendekatan tersebut, Awal Chairuddin optimistis tim soft tennis Indonesia mampu tampil kompetitif dan bermartabat di Asian Games Aichi–Nagoya 2026. Foto: Orie Buchori/Kabarindo.com
Comments ( 0 )