Menjadi Cahaya di Tengah Umat, 125 Mahasantri Cinta Quran Center Siap Terjun Berdakwah

Menjadi Cahaya di Tengah Umat, 125 Mahasantri Cinta Quran Center Siap Terjun Berdakwah

KABARINDO, JAKARTA — Cinta Quran Center menggelar wisuda mahasantri angkatan ke-2 dan ke-3 di Menara 165, Jakarta, Sabtu (7/2/2026). Lebih dari sekadar seremoni kelulusan, prosesi ini menjadi momentum pelepasan para mahasantri untuk mengabdikan diri dan berdakwah langsung di tengah masyarakat.

Sebanyak 125 mahasantri resmi diwisuda dan dinyatakan siap mengemban amanah sebagai dai Qurani. Mereka diharapkan menjadi penyampai nilai-nilai Al-Qur’an yang tidak hanya fasih dalam ilmu, tetapi juga matang secara karakter, kepemimpinan, dan kemandirian.

Direktur Cinta Quran Center, Ustadz Syafaat Nuryadi, menegaskan bahwa wisuda ini merupakan bagian dari komitmen lembaga dalam mencetak pendakwah yang siap menjawab tantangan zaman.

“Ini adalah wisuda kedua yang kami laksanakan. Alhamdulillah, hari ini kami mewisuda 124 mahasantri yang terdiri dari 56 santri laki-laki dan 68 santri perempuan,” ujar Ustadz Syafaat.

Menurutnya, para lulusan Cinta Quran Center dipersiapkan sebagai dai Qurani yang berwawasan Islami, berjiwa pemimpin, serta memiliki semangat kewirausahaan. Dengan bekal tersebut, mereka diharapkan mampu membawa pesan Al-Qur’an ke berbagai lini kehidupan, mulai dari dakwah, pendidikan, hingga pemberdayaan umat.
Cinta Quran Center sendiri merupakan kampus pendidikan dai Qurani yang berlokasi di Tangerang Selatan. Lembaga ini fokus pada pembinaan calon dai dengan kurikulum terpadu, mencakup penguatan akidah, kepemimpinan, public speaking, serta keterampilan wirausaha, guna menciptakan dakwah yang efektif, mandiri, dan berkelanjutan.

Dewan Pembina Amazing Group yang menaungi pesantren tersebut, Ustadz Fatih Karim, menuturkan bahwa selama masa pendidikan para santri telah aktif berkontribusi dalam berbagai program pengabdian. Mulai dari pembinaan pelajar, pengisian kajian keislaman, hingga pengembangan media dakwah di lingkungan pesantren dan masyarakat luas.

“Pesantren ini dibangun dari dana wakaf dan didukung umat Islam. Maka ini adalah milik umat, dan para lulusannya pun kami dedikasikan untuk menegakkan Islam,” tegasnya.

Dukungan terhadap perjuangan Cinta Quran Center juga datang dari artis, presenter, sekaligus pengusaha Ivan Gunawan. Ia turut berperan sebagai orang tua asuh bagi para santri.
“Bismillah, semoga kebaikan ini bisa menjadi inspirasi bagi banyak orang untuk terus berbuat kebaikan di mana pun berada,” tutur Ivan.

Ivan Gunawan menyatakan komitmennya untuk menjadi orang tua asuh bagi 20 santri Cinta Quran Center sebagai wujud nyata kepedulian terhadap pendidikan dan dakwah generasi Qurani.

Wisuda ini turut dihadiri ulama besar asal Papua, Ustadz Fadlan Garamatan atau Muhammad Zaaf Fadlan Rabbani Al-Garamatan. Dalam tausiyahnya, ia memberikan motivasi dan inspirasi kepada para wisudawan dan wisudawati agar siap menghadapi tantangan dakwah.

“Dakwah itu menuntut kesiapan segalanya—siap menghadapi godaan, gangguan, serta siap berjuang di jalan Allah secara mental dan spiritual,” pesannya.

Ustadz Fadlan juga menyinggung peran pesantren dalam perjalanan bangsa Indonesia. Menurutnya, semangat mencerdaskan kehidupan bangsa yang tertuang dalam Pembukaan UUD 1945 lahir dari tradisi keilmuan para ulama dan santri.

“Indonesia besar karena pesantren. Dari sanalah lahir pokok-pokok pemikiran perjuangan bangsa, dari merebut hingga mengisi kemerdekaan, dan terus berkarya menuju peradaban Indonesia yang adil dan makmur hingga Indonesia Emas 2045,” paparnya.

Ia menegaskan bahwa dakwah sejatinya hadir untuk mencerdaskan, mencerahkan, memberdayakan, memandirikan, serta membangun kepedulian sosial.

“Dari wisuda ini, jumlah santri terus bertambah. Mereka akan menjadi titik-titik cahaya yang menyebar di tengah masyarakat, bersinergi dengan umat dan pemerintah untuk menghadirkan karya dan kemajuan bangsa,” tutupnya.

Melalui wisuda ini, Cinta Quran Center berharap para lulusan mampu menjadi duta Al-Qur’an yang menjunjung tinggi nilai-nilainya dalam setiap langkah kehidupan. Lembaga ini pun mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus membersamai perjuangan dakwah Qurani melalui doa, dukungan, dan kontribusi terbaik, agar cahaya Al-Qur’an senantiasa menyinari generasi masa depan.