Aku Tahu Kapan Kamu Mati 2 ; Disutradarai Anggy Umbara

Aku Tahu Kapan Kamu Mati 2 ; Disutradarai Anggy Umbara

AKU TAHU KAPAN KAMU MATI 2 Siap Syuting

Tidak Lagi Hadrah Dg Ratu Tapi Kini Anggy Umbara yang didapuk menjanjikan karakter yang lebih dewasa.

KABARINDO, Hotel Asyana Bungur, Jakarta-  Tak terasa waktu sudah berlalu dalam kurun cukup lama.

Anda pasti sudah mengenal sosok Siena yang beranjak dewasa sejak tiga tahun dirilisnya Aku Tahu Kapan Kamu Mati 1 versi Hadrah Daeng Ratu.

Kini, Rumah produksi Unlimited Production akhirnya menggarap sekuel dari film ini, Aku Tahu Kapan Kamu Mati 2, Suicide Village.

Sesuai dengan judul yang disuguhkan, film ini menceritakan tentang Siena (Natasha WIlona) yang sudah terbiasa melihat hantu yang memberi tanda kapan seseorang mati.

Siena memang mengalami trauma dan sering berkonsultasi ke Psikiater, namun ia tetap memiliki niat baik untuk menolong banyak orang.

Suatu ketika, Siena pun masuk ke Desa Remetuk yang penuh misteri bunuh diri yang menyelimuti warganya. Siena pun merasa terpanggil untuk membantu warga Desa Remetuk.

"Saya ditantang untuk meneruskan sequel film ini oleh pak Oswin dan saat tema suicide/bunuh diri, beliau tertarik apalagi, saya bersama dengan para penyintas bunuh diri sehingga memperkaya cerita dan memunculkan karakter baru," papar Lele Laila sebagai penulis skenario tadi siang, Rabu (1/3).

Disutradarai oleh Anggy Umbara dan ditulis oleh Lele Laila film ini menjadi duet horror yang patut untuk ditunggu-tunggu.

"Saya juga penyintas bunuh diri, skenario film ini pas banget dan saya tahu persis sehingga film ini punya warna yang khas bersama pemain-pemain yang luar biasa," pinta Anggy sumringah.

Pemain dari Aku Tahu Kapan Kamu Mati : Suicide Village pun merupakan perpaduan unik yaitu Natasha Wilona, Acha Septriasa, Marsha Aruan, Ratu Felisha, Giulio Parengkuan, Pritt Timothy, Jajang C. Noer, Nadya Alma dan Ence Bagas.

Jajang C Noer bernostalgia saat ia tahu bermain bersama Acha Septriasa di film Jaga Pocong, Anda masih ingat?

Tidak hanya syukuran dimulainya syuting tapi suasana presjunket yang mencekam dengan instalasi kuburan dan boneka-boneka yang gantung diri plus bau kemenyan menyengat menjadikan suasana bikin bulu kuduk berdiri, unik.