Survei Indikator : Kepuasan Publik Terhadap Kinerja Prabowo 79,9 Persen, Lampaui SBY dan Jokowi

Survei Indikator : Kepuasan Publik Terhadap Kinerja Prabowo 79,9 Persen, Lampaui SBY dan Jokowi
Survei Indikator : Kepuasan Publik Terhadap Kinerja Prabowo 79,9 Persen, Lampaui SBY dan Jokowi

Presiden Prabowo Subianto saat berpidato di acara Majelis Ulama Indonesia (MUI) belum.lama ini(FOTO : BPMI SETPRES)

________

JAKARTA -- Lembaga riset Indikator Politik Indonesia (IPI) merilis hasil survei terbaru yang menunjukkan 79,9 persen masyarakat menyatakan puas terhadap kinerja Presiden Prabowo Subianto pada periode awal pemerintahannya.

Dalam pemaparannya, IPI menyebut tingkat kepuasan ini lebih tinggi dibandingkan capaian awal pemerintahan presiden sebelumnya, yakni Susilo Bambang Yudhoyono dan Joko Widodo pada fase awal masa jabatan mereka.

“Secara umum tidak terlalu berbeda dengan approval rating Presiden Prabowo Januari 2025 dibanding Januari 2026. Kisaran kalau dijumlahkan antara sangat puas dan cukup puas gitu 79,9%. Jadi sangat tinggi ya untuk ukuran approval rating seorang presiden ya,” kata peneliti utama Indikator Politik Indonesia, Burhanuddin Muhtadi, Minggu (8/2/2026).

Angka ini melampaui tingkat kepuasan Presiden ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono pada 2004 dan Presiden ke-7 Joko Widodo pada 2014.

“Approval rating Pak Prabowo lebih tinggi karena tadi Pak Prabowo bukan hanya menggantungkan modal elektoral dari dukungan dari Pak Prabowo sendiri tapi juga dari Pak Jokowi,” kata dia.

 

Dukungan terbesar disebut datang dari kalangan Generasi Z (Gen Z). Berdasarkan data exit poll Pilpres 2024, sekitar 71% pemilih Gen Z memilih Prabowo, dan tren kepuasan di kelompok ini dinilai masih konsisten.

Survei dilakukan melalui wawancara tatap muka terhadap sekitar 1.220 responden yang tersebar di seluruh provinsi di Indonesia. Pengambilan sampel menggunakan metode multistage random sampling dengan margin of error ±2,9 persen dan tingkat kepercayaan 95 persen.

Menurut peneliti IPI, tingginya tingkat kepuasan publik dipengaruhi oleh persepsi positif masyarakat terhadap stabilitas politik, arah kebijakan nasional, serta gaya kepemimpinan Presiden Prabowo di fase awal pemerintahan.

Meski demikian, IPI menegaskan bahwa kepuasan publik bersifat dinamis dan dapat berubah seiring dengan tantangan ekonomi, sosial, serta realisasi program-program pemerintah ke depan.