Kuba Sebut Serangan AS ke Venezuela Terorisme, Kolombia Kirim Pasukan ke Perbatasan
Presiden Venezuela Nicolas Maduro. (FOTO : ISTIMEWA).
CARACAS -- Presiden Kolombia Gustavo Petro dalam serangkaian pernyataan yang diposting di platform media sosial X merespons agresi militer Amerika Serikat (AS) ke Venezuela menegaskan, Republik Kolombia menilai keyakinannya bahwa perdamaian, penghormatan terhadap hukum internasional, dan perlindungan kehidupan dan martabat manusia harus diutamakan daripada segala bentuk kekerasan.
Dalam unggahan terpisah, ia mengatakan Kolombia ?menolak agresi terhadap kedaulatan Venezuela dan Amerika Latin.
Petro kemudian mengumumkan pengerahan pasukan militer ke perbatasan Venezuela. Sedangkan Presiden Kuba Miguel Diaz-Canel mengeluarkan kecaman keras di media sosial, menuduh Washington melakukan serangan kriminal terhadap Venezuela dan menyerukan respons internasional yang mendesak.
Dalam sebuah unggahan di X dikutip Al Jazeera Sabtu (3/1/2025), Diaz-Canel mengatakan apa yang disebut zona perdamaian sedang diserang secara brutal. Dia menggambarkan tindakan AS sebagai “terorisme negara” yang ditujukan tidak hanya kepada rakyat Venezuela tetapi juga kepada Benua Amerika ecara lebih luas.
Comments ( 0 )