MedcoEnergi Umumkan Laba Bersih Tembus USD101 Juta

MedcoEnergi Umumkan Laba Bersih Tembus USD101 Juta
MedcoEnergi Umumkan Laba Bersih Tembus USD101 Juta

JAKARTA – PT Medco Energi Internasional Tbk. (MEDC) mencatat laba bersih USD101 juta selama 2025. Berdasarkan laporan keuangan konsolidasian per 31 Desember 2025 yang dirilis Kamis (2/4/2026), penurunan laba bersih ini dipicu oleh pembengkakan sejumlah beban non-operasional.

Salah satu faktor utamanya adalah kenaikan kerugian penurunan nilai aset yang melonjak menjadi USD 128,79 juta dari posisi sebelumnya USD 29,46 juta di tahun 2024.

Roberto Lorato, CEO MEDC, mengatakan, pada tahun 2025 MEDC membukukan kinerja yang kuat bagi perusahaan dan pemegang saham. “Total imbal hasil pemegang saham tahunan mencapai rekor 27%, dengan pengembalian sebesar USD$ 110 juta kepada pemegang saham seiring tercapainya target produksi Minyak dan Gas sebesar 156 mboepd dan target penjualan listrik sebesar 4.371 GWh,”ungkapnya.

Penurunan laba bersih terutama disebabkan oleh kontribusi yang lebih rendah dari Amman Mineral Internasional, penurunan nilai aset non-kas, biaya pengeboran dry hole di PSC Beluga, serta melemahnya harga komoditas.

MEDC mencatat, EBITDA sebesar USS1,26 miliar setara dengan 2024, meskipun harga minyak rata-rata turun 15% dari USD78/barel menjadi USD67/barel dan harga gas melemah dari USD7 menjadi USD6,8 per mmbtu.

Roberto mengungkapkan, belanja modal sebesar USD437 juta dan biaya produksi Minyak & Gas sebesar YSD8,6 per boe sesuai dengan panduan.

Utang konsolidasi meningkat menjadi USD 3,64 miliar, terutama untuk pembelian FPSO Marlin Natuna untuk memastikan keberlanjutan produksi di Lapangan Forel (South Natuna Sea Block B), serta pembiayaan proyek pengembangan pembangkit energi terbarukan dan pembangkit listrik berbasis gas.

Rasio utang bersih terhadap EBITDA untuk segmen Minyak & Gas, sebesar 2,0x, dibandingkan 1,8x pada 2024, dan masih berada dalam kisaran target Perusahaan.

“Likuiditas tetap kuat dengan posisi kas sebesar USD 633 juta pada akhir tahun, dibandingkan USD 697 juta pada 2024,”imbuhnya.

MEDC membagikan dividen sebesar USD80 juta dibayarkan pada 2025, setara sekitar Rp53,4 per saham, meningkat 19% dibandingkan 2024. MSCI meningkatkan peringkat ESG Perseroan menjadi “AAA” dan Moody’s meningkatkan peringkat kredit menjadi Ba3.