Rusia dan Iran Kecam Serangan Militer AS ke Venezuela

Rusia dan Iran Kecam Serangan Militer AS ke  Venezuela
Rusia dan Iran Kecam Serangan Militer AS ke  Venezuela

AGRESI : Helikopter militer AS memasuki wilayah Venezuela. (FOTO : ISTIMEWA).

______

VENEZUELA -- Penggulingan dan penangkapan Nicolas Maduro, presiden sosialis garis keras Venezuela, oleh pasukan Amerikas Serikat (AS) yang menginvasi akan menimbulkan ketakutan dan kekhawatiran di seluruh dunia. Kudeta itu dinilai ilegal, tidak beralasan, dan berpotensi menimbulkan gejolak politik serts keamanan regional dan global. Kudeta ini melanggar norma internasional, mengabaikan hak kedaulatan teritorial, dan berpotensi menciptakan situasi anarki di dalam Venezuela sendiri.

Rusia dan Iran termasuk di antara banyak negara yang bereaksi cepat terhadap serangan militer AS terhadap Venezuela dan pengumuman Presiden Donald Trump tentang penangkapan pemimpin negara Amerika Latin tersebut

Iran mengutuk serangan tersebut, dsn menyebutnya sebagai “pelanggaran terang-terangan terhadap kedaulatan nasional dan integritas teritorial” Venezuela, menurut kantor berita AFP.

Kementerian Luar Negeri Rusia menuduh AS melakukan “tindakan agresi bersenjata terhadap Venezuela. Ini sangat mengkhawatirkan dan patut dikutuk” dalam sebuah pernyataan, menurut kantor berita Reuters.

Rusia menilai, dalih yang digunakan untuk membenarkan tindakan tersebut tidak berdasar. Rusia menyampaikan seruan untuk mencegah eskalasi lebih lanjut agar dilakukan pertemuan darurat Dewan Keamanan PBB.