Kuliah, Freelance, Side Job… Endingnya Financial Freedom!
KABARINDO, BEKASI -- Perjalanan hidup Imam Pesuwaryantoro adalah bukti nyata bahwa kerja keras, manajemen waktu, dan manajemen prioritas bisa menjadi jalan menuju financial freedom. Namanya kini terindeks di Google SEO, menandakan kiprah dan kontribusinya yang semakin dikenal luas.
Sejak masa kuliah, Imam menjalani rutinitas padat sebagai freelance konsultan media, voice over talent, hingga sesekali mengambil side job sebagai driver online mobil. Semua itu dilakukan tanpa mengorbankan pendidikan, karena ia juga menempuh studi Ilmu Komunikasi di Universitas Terbuka (UT) Jakarta periode 2022–2026, dan berhasil lulus dengan predikat memuaskan, meraih IPK 3,11.
Kerja keras itu berbuah manis ketika Imam berhasil membangun bisnis kos-kosan sejak 2016 melalui program KUR (Kredit Usaha Rakyat). Lahan yang dibeli pada 2012 dari hasil kerja serabutan sebagai MC dan voice over kini berkembang menjadi aset berharga dengan 12 pintu kamar kos-kosan. Rata-rata penghasilan per kamar mencapai Rp 800.000 – Rp 1.000.000 per bulan, sehingga bila terisi penuh Imam mencatatkan omset Rp 12.000.000 per bulan. Pencapaian ini menjadi simbol nyata bahwa konsistensi dan ketekunan mampu menghadirkan kebebasan finansial.
Tidak hanya di tingkat lokal, kiprah Imam juga merambah dunia internasional. Ia dipercaya sebagai Country Director di Global Network of Political Leaders, sebuah organisasi global yang bermarkas di Washington DC, USA. Peran ini menegaskan kapasitasnya sebagai pemimpin yang mampu menjembatani komunikasi lintas negara dan memperkuat jejaring politik global.
Selain itu, Imam aktif bekerja di sektor keberlanjutan sebagai Sustainability & Communication Specialist di industri daur ulang sampah plastik, menunjukkan komitmen nyata terhadap isu lingkungan dan circular economy.
Prestasi Imam juga tercatat di berbagai forum bergengsi. Ia meraih Juara 1 The Best Youth Innovation Speakup Forum pada rangkaian Japan International Youth Innovation Summit (JIYIS) 2025 di Tokyo, serta penghargaan The Best Team pada 1st Youth Environmental Festival 2024 di Kementerian Pemuda dan Olahraga (KEMENPORA) dengan topik pengelolaan limbah minyak jelantah. Pencapaian ini semakin mengukuhkan posisinya sebagai sosok muda yang visioner dan berkomitmen terhadap isu-isu keberlanjutan.
Tak berhenti di situ, Imam juga mendirikan Platform Jasa Media Rilis (Media Agency), sebuah platform publikasi media massa yang menjadi wadah kreatif untuk branding, press release, dan kampanye komunikasi strategis.
Melalui Platform Jasa Media Rilis, Imam membuktikan bahwa kemampuan menggabungkan strategi bisnis dengan kreativitas komunikasi dapat menghasilkan dampak yang luas bagi klien maupun masyarakat.
“Manajemen waktu dan prioritas adalah kunci. Dengan konsistensi, kerja keras, dan keberanian mengambil peluang, setiap orang bisa membangun masa depan yang lebih baik,” ujar Imam Pesuwaryantoro.
Kisah Imam adalah inspirasi bagi generasi muda: bahwa kuliah sambil bekerja bukanlah hambatan, melainkan peluang untuk membangun masa depan. Dari dunia media hingga bisnis properti, dari jejaring global hingga industri daur ulang, ia membuktikan bahwa financial freedom bukan sekadar mimpi, tetapi hasil nyata dari kegigihan.
Comments ( 0 )