Pertamina Gelar Doa Bersama dan Santunan untuk Anak Yatim serta Difabel di RDMP Balikpapan

Pertamina Gelar Doa Bersama dan Santunan untuk Anak Yatim serta Difabel di RDMP Balikpapan
Pertamina Gelar Doa Bersama dan Santunan untuk Anak Yatim serta Difabel di RDMP Balikpapan

BALIKPAPAN -- Sebagai bentuk rasa syukur dan kelancaran operasional infrastruktur energi terintegrasi, Pertamina menggelar kegiatan “Doa dan Santunan Bersama Anak Yatim Piatu & Difabel” di kantor Kilang Pertamina Indonesia (KPI) Balikpapan, Kalimantan Timur.

Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bagian dari rangkaian persiapan menjelang peresmian Infrastruktur Energi Terintegrasi Pertamina Refinery Development Master Plan (RDMP) Balikpapan oleh Presiden Prabowo Subianto.

Melalui kegiatan ini, Pertamina berharap mendapatkan keberkahan agar proyek strategis nasional (PSN) tersebut dapat memberikan manfaat seluas-luasnya bagi bangsa Indonesia dalam mencapai target kemandirian energi.

Direktur Utama PT Pertamina (Persero), Simon Aloysius Mantiri, menyampaikan bahwa keberadaan RDMP Balikpapan adalah langkah nyata Pertamina dalam memperkuat ketahanan energi nasional.

“Kami memohon doa adik-adik sekalian agar seluruh proses operasional infrastruktur energi terintegrasi ini berjalan lancar dan penuh keberkahan. RDMP Balikpapan adalah komitmen kita bersama untuk memastikan Indonesia mampu berdiri di atas kaki sendiri dalam hal pemenuhan energi, sekaligus menjadi motor penggerak ekonomi yang berkelanjutan bagi seluruh rakyat,” ujar Simon, Senin (12/1/2026).

Sementara itu, VP Corporate Communication PT Pertamina (Persero), Muhammad Baron, menjelaskan bahwa pelibatan masyarakat, khususnya anak yatim dan penyandang disabilitas, merupakan bagian penting dari nilai-nilai kemanusiaan dan spiritual perusahaan.

“Keberhasilan proyek sebesar RDMP Balikpapan tentu tidak hanya bergantung pada aspek teknis, tetapi juga dukungan dan doa dari masyarakat. Melalui kegiatan santunan ini, kami ingin memastikan bahwa kehadiran Pertamina memberikan dampak sosial yang nyata dan inklusif. Semoga dengan doa ini, langkah kita menuju swasembada energi senantiasa dimudahkan oleh Tuhan Yang Maha Esa,” ungkap Baron.

Proyek RDMP Balikpapan merupakan salah satu tonggak penting bagi kedaulatan energi Indonesia. Dengan peningkatan kapasitas pengolahan serta peningkatan kualitas produk yang lebih ramah lingkungan, infrastruktur ini diharapkan dapat mengurangi ketergantungan pada produk impor dan memperkuat devisa negara.

Acara ditandai dengan doa bersama, pemotongan tumpeng sebagai simbolisasi kesiapan Pertamina dalam mengoperasikan infrastruktur energi masa depan Indonesia, ditutup dengan penyerahan simbolis bantuan ke anak-anak perwakilan dari Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak (LKSA) Baitul Yatama dan Persatuan Tunanetra Indonesia (Pertuni) Balikpapan.