Finis P5, Penalti 5 Detik Buyarkan Kans Podium

Finis P5, Penalti 5 Detik Buyarkan Kans Podium

KABARINDO, JAKARTA--Ketika strategi telah dirancang matang dan pelaksanaannya sudah menunjukkan tanda-tanda akan berhasil, namun kesalahan kecil membuyarkan keinginan Sean Gelael, Darren Leung, dan Augusto Farfus untuk meraih hasil bagus.

Putaran pertama FIA WEC yang digelar di Sirkuit Imola, Italia hari Minggu (19/4) diawali hal sangat positif bagi trio Team WRT 32 tersebut. Darren melakukan tugas dengan baik sebagai starting driver.

Posisinya tak berubah jauh, start dari P5 dan setelah menyelesaikan dua stint dia menyerahkan lomba ke tangan Sean dari P7.

Sean pun perlahan membaik, naik ke P6, P5, dan bahkan sempat P3 alias sudah nyaman di posisi podium. Namun kemudian terkuaklah kabar, bahwa dalam sebuah pit stop yang dilakukan Team WRT 32 terjadi pelanggaran.

Mobil BMW nomor 32 itu dilepas terlalu dini dan menggangu mobil milik tim Proton Competition 88 yang terpaksa menahan lajunya agar tidak terjadi insiden di pit lane. Pelanggaran "unsafe release"  ini berdampak pada penalti 5 detik yang mesti dijalani Team WRT 32 pada pit stop berikut.

Tidak besar memang, hanya lima detik. Tapi faktanya ketika hukuman itu dijalankan perubahan posisi lomba turun drastis. Penyebabnya adalah persaingan kelas LMGT3 yang begitu sengit di mana saat lomba jarak antar-mobil sangat dekat sebelum penalti dijalani.

Makanya setelah keluar dari pit stop yang di dalamnya sambil menjalankan penalti, posisi lomba menjadi turun dan terlempar dari 10 Besar. Sean dan Augusto kemudian berusaha keras untuk menaikkan lagi posisi tersebut.

Hujan kecil sempat mengganggu lomba, namun pertarungan yang dilakukan Farfus tak terganggu. Pebalap Brasil tersebut pelan membawa tim ke Top 10, lalu saat sudah ada di P8 dia menyusul mantan pebalap F1, Logan Sargeant, untuk naik ke P7.

Dua posisi lagi diraih oleh Augusto dengan segala kondisi yang ada saat lomba. Dengan demikian, finis P5 adalah hasil maksimal yang bisa diraih oleh Sean, Darren, dan Augusto pada 6 Hours of Imola tersebut. 

"Itu adalah usaha terbaik kami. Tak lupa kami ikut senang karena mobil Team WRT satu lagi jadi pemenang. Selamat!" ujar Sean, Brand Ambassador Pertamax Turbo.

Team WRT 69 memang keluar sebagai pemenang kelas LMGT3 di Imola. Sementara di kelas Hypercar, Toyota menggagalkan Ferrari jadi jawara di kandang sendiri.

Putaran dua FIA WEC digelar di Sirkuit Spa-Francorchamps, Belgia pada 9 Mei. Sean berpartisipas di FIA WEC berkat dukungan KFC Indonesia, Pertamax Turbo, Pertamina Fastron, Telkomsel, dan Bank Aladin Syariah.