Bukan STY, PSSI Resmi Tunjuk John Herdman Tangani Timnas Indonesia

Bukan STY, PSSI  Resmi Tunjuk John Herdman Tangani Timnas Indonesia

KABARINDO, JAKARTA - PSSI resmi mengumumkan John Herdman sebagai pelatih baru Tim Nasional Indonesia, pada Jumat, 2 Januari 2026, menandai dimulainya era baru sepak bola nasional dengan misi dan ambisi yang jauh lebih besar. 

Herdman bukan sekadar pelatih asing, melainkan arsitek berpengalaman Piala Dunia yang telah membuktikan kemampuannya mengubah tim nasional yang semula biasa dan tertatih-tatih menjadi pesaing di level global.

PSSI menyambut antusias kehadiran pelatih asal Inggris berusia 50 tahun tersebut. Ragam rekam jejak Herdman menjadi alasan utama penunjukan ini. Ia tercatat sebagai satu-satunya pelatih di dunia yang berhasil membawa tim nasional putra dan putri dari satu negara lolos ke Piala Dunia FIFA. Filosofinya dalam membangun kultur tim, serta taktik sepakbola yang mumpuni juga menjadi keunggulan pada diri pria kelahiran Consett, Inggris ini.

Bersama timnas putri Kanada, Herdman tampil di Piala Dunia 2007 dan 2011, serta mencetak sejarah dengan meraih dua medali perunggu Olimpiade secara beruntun pada 2012 dan 2016. 

Sementara itu, di sektor putra, Herdman sukses mengantar Kanada ke Piala Dunia Qatar 2022, momen sejarah setelah 36 tahun, sekaligus melesatkan peringkat FIFA Kanada saat itu dari posisi 77 ke 33 dunia.

PSSI dan pecinta sepak bola Tanah Air kini menaruh harapan besar kepada Herdman untuk mentransformasi Timnas Indonesia menjadi tim petarung di level Asia dan dunia. Apalagi, Herdman dikontrak dengan skema jangka panjang 2+2 tahun dan diberi peran ganda sebagai pelatih Timnas Senior dan U-23, menegaskan bahwa PSSI tidak lagi mengandalkan solusi instan, melainkan proyek berkelanjutan.

Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, menegaskan penunjukan Herdman merupakan titik balik penting bagi sepak bola nasional. “Ini adalah momen di mana PSSI dan sepak bola Indonesia masuk ke era baru, ditangani pelatih level lolos ke Piala Dunia,” ujar Erick di Jakarta, Jumat (2/1/2026).

Erick juga mengungkapkan momen reflektif ketika ia melaporkan kegagalan Indonesia lolos ke Piala Dunia 2026 kepada Presiden Prabowo Subianto. Alih-alih kecewa, Presiden justru memberikan dorongan moral yang kuat. “Saya sampaikan ke Pak Presiden, beliau bilang, ‘ya coba lagi Pak Erick, harus coba lagi.’ Itu membuat saya dan PSSI semakin bersemangat,” kata Erick.

Menurut Erick, dukungan Presiden Prabowo menjadi energi besar bagi PSSI untuk memperbaiki diri dan memperkuat fondasi sepak bola nasional, terutama dari level usia muda. “Saya senang dengan arahan Bapak Presiden yang meminta kita coba lagi, bikin program yang lebih agresif. Hari ini kita memulai lagi program prestasi Timnas menuju Piala Dunia dengan menunjuk John Herdman yang memang punya kualifikasi untuk itu,” ujarnya.

Atas dasar itulah, PSSI tidak ragu menunjuk John Herdman, sosok dengan rekam jejak transformasi dan mentalitas pemenang, yang dinilai memiliki kualitas dan peluang nyata untuk membawa Indonesia menembus panggung Piala Dunia.

PSSI pun mengajak seluruh masyarakat untuk memberikan dukungan penuh terhadap era pelatih baru ini, mengingat proses transformasi membutuhkan waktu, kesabaran, dan kepercayaan bersama.

Pada tahun 2026, Herdman dan Timnas Indonesia telah menanti agenda padat. Timnas Senior akan tampil di FIFA Series di Stadion Utama Gelora Bung Karno pada FIFA Match Day 23–31 Maret 2026, dilanjutkan agenda FIFA Match Day pada Juni, September, Oktober, dan November, serta Piala AFF 2026 yang dijadwalkan berlangsung mulai 25 Juli 2026. Sementara itu, sebagai pelatih Timnas U-23, Herdman juga akan memimpin Garuda Muda di Asian Games Aichi–Nagoya, Jepang, pada 19 September 2026.

Dengan sentuhan kepemimpinan, filosofi, dan pengalaman kelas dunia, publik sepak bola nasional berharap “magi Herdman” mulai terasa sepanjang 2026—baik untuk Timnas Senior maupun U-23—sebagai langkah nyata Indonesia menuju panggung sepak bola dunia.

 

Source: PSSI.org